Langsung ke konten utama

Di Cengkram Rindu

Dan hati ini kian saja terasa kelam, yang pekatnya lebih hitam dari ukiran malam. Sepenggal ragu mengguras asa jika rindu itu tiba, Kau gadis yang berTuan adakah yang harus dipertahankan dari sebuah diam saat rindu mencengkram? bertahan dengan perasaan rindu atau hanya ada dingin yang tersekam? bagaimana bila dadaku lebih mengharap hadirnya dirimu? Oh nestapa tidak kah kau yang disana ingin menolongku, wahay perempuanku. Pekat dan penat adalah musuh terberat ku

Komentar